Pada Tahun Akademik 2017/2018, penerimaan mahasiswa baru ITS program Sarjana mengacu pada Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 126 Tahun 2016 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri.

Berdasarkan Peraturan Menteri tersebut ditetapkan bahwa pola penerimaan mahasiswa baru Program Sarjana ITS dilakukan melalui tiga pola, yaitu:

  1. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
  2. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN); dan
  3. Seleksi Mandiri : Program Kemitraan dan Mandiri (PKM)

Untuk memperoleh gambaran mengenai penyelenggaraan SNMPTN secara umum, silahkan mengunjungi laman resmi SNMPTN 2017 (http://snmptn.ac.id); sedangkan untuk memperoleh informasi mengenai penyelenggaraan SBMPTN 2017, silakan mengunjungi laman resmi SBMPTN 2017 (http://sbmptn.ac.id).

Daya tampung mahasiswa baru program sarjana  ITS untuk setiap program studi yang diterima melalui SNMPTN 30% (tiga puluh persen) pada setiap program studi, melalui SBMPTN 40% (empat puluh persen) pada setiap program studi dan melalui seleksi mandiri 30% (tiga puluh persen) pada setiap program studi.

Jurusan atau program studi di ITS adalah sebagai berikut. Silahkan mengunjungi laman program studi untuk mengetahui profil dan prospek kerja dari departemen atau program studi.

Penerimaan Jalur SNMPTN

Pada tahun akademik 2017/2018, siswa yang akan mendapatkan ijazah Pendidikan Menengah (Sekolah Lanjut Tingkat Atas) pada tahun 2017 (tahun ijazah 2017) dan mempunyai prestasi akademik tinggi dapat mengikuti seleksi untuk melanjutkan studi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui SNMPTN 2017. Ketentuan umum keikutsertaan pada SNMPTN 2017 dapat diperoleh di laman resmi panitia SNMPTN 2017 (http://snmptn.ac.id).

Penerimaan Jalur SBMPTN

Selain jalur SNMPTN, pada Tahun Akademik 2017/2018, ITS juga menerima calon mahasiswa dari jalur SBMPTN atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Alokasi daya tampung jalur SBMPTN di ITS adalah sebesar 40 persen. SBMPTN dapat diikuti oleh siswa lulusan Pendidikan Menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat pada tahun 2015, 2016, termasuk Paket C dan sudah memiliki ijazah, serta lulusan tahun 2017. Khusus bagi siswa lulusan tahun 2017 telah memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah. Ketentuan umum keikutsertaan pada SBMPTN 2017 dapat diperoleh di laman resmi panitia SBMPTN 2017 (http://sbmptn.ac.id). Pada tahun 2017, pelaksanaan SBMPTN dilakukan melalui Ujian Tertulis yang terdiri dari Paper Based Testing (PBT) dan Computer Based Testing (CBT), yang dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2015, 2016, dan  2017.

Penerimaan Jalur PKM

Terdapat 2 (dua) jalur penerimaan calon mahasiswa melalui PKM yaitu melalui Program Kemitraan dan Program Mandiri.

  1. Program Kemitraan diperuntukkan bagi siswa SMA/MA/SMK sejenis yang sesuai dengan persyaratan yang ditentukan oleh ITS dan merupakan utusan instansi mitra (Perusahaan/Pemprov/Pemkab/Pemkot) yang mempunyai nota kesepahaman dengan ITS ditunjukkan dengan adanya MoU dan MoA.
  2. Program Mandiri diperuntukkan bagi siswa SMA/MA/SMK sejenis yang sesuai dengan persyaratan yang ditentukan oleh ITS dari masyarakat umum yang berminat.

Informasi lanjut silakan klik : http://smits.its.ac.id/