Kuliah Tamu bertema “Aplikasi 3D Laser Scanning dalam Perancangan Konstruksi dan Survei”

Kamis (10/04), Departemen Teknik Geomatika melangsungkan kegiatan Kuliah Tamu bertema “Aplikasi 3D Laser Scanning dalam Perancangan Konstruksi dan Survei” dengan menghadirkan Bapak Fakhrrurazi, ST. Beliau merupakan Ketua Divisi Bussiness Development PT Leica Geosystem Indonesia. Leica Geosystem yang berpusat di Swiss, telah berdiri sejak 1921 dan memiliki lebih dari 1000 paten. Perusahaan ini memproduksi peralatan surveying seperti theodolite, GPS, Total Station, Distance Meter, Aerial Photography Camera, dan Laser Scanner. Leica Geosystem mengembangkan teknologinya berdasarkan 3 kategori, yaitu One Point (Distometer, Theodolite, GPS), Million Point (Laser Scanner, Laser Tracker, Point Cloud
Management), dan Image-based (Photogrammetry, Remote Sensing).
Keseluruhan teknologi ini untuk memenuhi prinsip alur kerja PT Leica Geosystem yaitu capture (merekam), reference
(memberi acuan), measure (mengukur), analyze (menganalisa), dan present (menyajikan).
Hal ini dilakukan oleh PT Leica Geosystem mengingat tren kedepan terbentuknya
smart city yang membutuhkan 3D city modelling.

Pak Fakhrurrazi yang akrab disapa Pak Ojik,menjelasakan bahwa semakin bertambahnya  populasi, maka semakin mendorong terjadinya
urbanisasi, perpindahan masyarakat ke kota. Urbanisasi kota ini akan menyebabkan kota
menjadi pusat produksi dan konsumsi barang serta jasa dalam skala besar, sehingga dibutuhkan
efisiensi lebih dalam mengatur kota. Bersamaan dengan berkembangnya kota, maka

 

permasalahan juga akan ikut muncul seperti krisis energi, tingkat kriminalitas, keamanan
publik, kemacetan, dan pencemaran lingkungan. Inilah alasan kehadiran
smart city, yaitu
memanfaatkan teknologi untuk melayani masyarakat. Contohnya seperti
smart parking, smart
roads, smart lighting, smart charging, smart waste
, dan masih banyak lagi. Keseluruhan solusi
ini membutuhkan pemahaman lokasi berupa data geospasial. Penggambaran sederhana yaitu
jika terjadi kecelakaan, informasi berupa lokasi koordinat dan waktu kecelakaan dapat segera
diketahui oleh pihak kepolisian dan rumah sakit terdekat sehingga pertolongan dapat segera
dikirimkan kepada korban kecelakaan. Pemanfaatan data geospasial ini memberikan pelayanan
yang lebih baik dan lebih akurat kepada masyarakat.

Penyediaan data geospasial inilah yang menjadi tugas surveyor dimasa mendatang,
making smart cities a digital reality. Leica BLK360 merupakan salah satu 3D laser scanner
yang dapat digunakan oleh semua orang (
entry-level based), one-push-button, portable,
bluetooth connection
, dimensi kecil, dan hanya memiliki berat  1 kg. Alat ini dapat merekam 360.000 titik per detik dan membutuhkan waktu kurang  dari 3 menit dalam melakukan perekaman 360o dari satu titik. Jangkauan laser mencapai 60 m dilengkapi dengan kamera HDR yang juga dapat menghasilkan close-range image dan image 3D data lokasi sekitar.Data hasil perekaman alat ini dapat dilihat menggunakan software Autodesk Recap 360 pro App, Leica
BLK360 App, atau Cyclone Register App yang terinstall pada tab atau ipad milik surveyor.

Data kemudian dapat di export untuk digunakan pada software atau aplikasi lainnya. Peran
utama surveyor adalah memberikan posisi xyz yang akurat, sehingga perekaman dunia nyata
(melalui sensor) kedalam dunia digital dapat menghasilkan informasi data yang dinamis,
lengkap, terbaru, dan sesuai resolusi yang dibutuhkan; untuk kemudian data digital tersebut
didesain ulang (menggunakan software) sesuai perencanaan dan membangunnya kembali di
dunia nyata

 

 

Penulis: danu,- – editor : dhrma_wahyudi