Kuliah Tamu Badan Informasi Geospasial

“Tindak Lanjut Hasil Perundingan ASEAN MRA On Surveying dan Strategi Harmonisasi Pendidikan Surveying ASEAN”                                     Kuliah tamu ini dihadiri oleh dosen-dosen Teknik Geomatika serta lebih dari 100 mahasiswa S1 dan S2. Ruanga penuh sampai ke belakang saking antusiasnya. Dalam kuliah ini Pak Sumaryono memaparkan bahwa di lingkup ASEAN, Indonesia sebagai negara besar masih memiliki lahan garapan yang sangat luas karena belum semua daerahnya dipetakan. Sementara itu negara-negara lain mungkin sudah selesai dipetakan seluruhnya. Hal ini membuat sangat terbukanya peluang bagi surveyor asing dari negara-negara ASEAN untuk bekerja di Indonesia. Apabila SDM dalam negeri tidak siap, dan tidak memiliki sertifikat keahlian maka persaingan dalam bidang survey dan pemetaan di dalam negeri semakin berat.