Geomatika ikut serta kerjasama dengan lembaga penerbangan dan antariksa nasional

seminar3

Jumat, (17/2)Departemen Teknik Geomatika  ITS kembali mengadakan kerjasama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Indonesia. Kerjasama ini dimulai dengan adanya kuliah tamu dengan tema IPTEK Penerbangan dan Antariksa Mewujudkan Indonesia Maju dan Mandiri. Serta sambutan dan harapan dari petinggi ITS untuk upaya kelanjutan kerjasama tersebut.

Kuliah tamu yang dihadiri oleh Prof.Josaphat tetuko Sri Sumantyo ( Chiba Universitiy,JAPAN ) Prof Dr Thomas Djamaluddin, Kepala Lapan Indonesia itu bertujuan untuk memperkenalkan bidang-bidang apa saja yang ada di LAPAN dan bisa berpeluang untuk dimasuki mahasiswa dan dosen ITS.

Kemudian, sebelum sesi materi, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITS, Prof Dr Adi Soeprijanto, MT turut memberikan sambutannya. Ia mengatakan antariksa dan penerbangan ialah ilmu yang sangat penting dan berhubungan dengan segala hal terutama satelit. “Satelit merupakan teknologi yang berkaitan dengan pengambilan data,” ujarnya.

Lapan sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementrian (LPNK) sejauh ini sudah menjalani kerjasama dengan perguruan tinggi lainnya dalam pengerjaan LAPAN A1 hingga LAPAN A3. Saat ini LAPAN sedang merencanakan pengerjaan satelit LAPAN A4 dan ITS ingin berkontribusi dalam pengerjaan LAPAN A4 tersebut.

“Saya harap kuliah tamu ini menjadi awal kerjasama yang baik antara ITS dengan Lapan. Tidak hanya Departemen Geomatika saja, tetapi juga dengan Departemen lainnya seperti Departemen Teknik Elektro, Teknik Informatika dan Departemen Teknik Material dan Metalurgi,” jelasnya.

Mokhamad Nur Cahyadi ST, Ketua Departemen Teknik Geomatika menjelaskan kerjasama ITS dan LAPAN sudah terjalin sejak dibuatnya MoU (Momerandum of Understanding) pada 2008 silam. Kerjasama tersebut berupa penerimaan mahasiswa kerja praktek (KP) dan mahasiswa yang tengah melakukan Tugas Akhir.

“Harapannya kerjasama yang baru ini menjadi awal baru bagi semua jurusan di ITS dengan Lapan dalam menjalankan kerjasama dalam riset dan penelitian terkait satelit dan penginderaan jauh,” sambungnya.

ITS sendiri akan ikut serta dalam beberapa program unggulan yang dilaksanakan oleh LAPAN, khususnya program pembuatan satelit A4 yang direncanakan mengemban misi kemaritiman. “Sejauh ini belum ada MoU resmi tentang keikutsertaan ini, namun secepatnya akan diurus agar ITS benar-benar terlibat dalam satelit A4,” ujar Nur Cahyadi.

 

Penulis: danu,- – editor : dhrma_wahyudi